Mengatasi Rasa Takut_Mr Agung

Mengatasi Rasa Takut dengan mudah

Penulis: Agung Setiawan, S.Pd


            Pada kesempatan kali ini, penulis akan memberikan sedikit goresan tentang cara mudah mengatasi rasa takut. Terkadang berita - berita atau kejadian yang kita dengar dan lihat bisa mempengaruhi pikiran kita, oleh karena itu diperlukan suatu cara agar kita bisa mengatasi rasa takut sebagaimana yang sudah diajarkan oleh guru- guru kami yang tentunya sesuai dengan ajaran agama Islam. 

       Maraknya berita- berita yang dalam tanda kutip meresahkan, seharusnya kita jadikan suatu pendekatan kepada Allah. Agar keimanan kita semakin hari semakin bertambah meningkat. Penulis akan mencoba melihat sesuai dengan Alqur'an dan hadist serta ucapan orang- orang sholih.





               Guru kami Kyai Abdullah pernah berkata bahwa orang beriman itu enak, ketika mendapat nikmat, mereka bersyukur sedangkan ketika mendapatkan musibah mereka bersabar. Sebagaimana sabda Rasulullah Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya[1].

          Allah juga menjelaskan tentang rasa takut sebagaimana dalam surat Al imron 175 "Sesungguhnya mereka hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan teman-teman setianya, karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu orang-orang beriman."

             

                Guru kami juga memberikan tips yang sangat mudah untuk mengatasi rasa takut dengan cara shalat khauf (takut) 2 rakaat salam, cara pelaksanannya adalah sama dengan shalat sunnah biasanya. Setelah itu bisa duduk santai dengan nafas santai keluar masuk sambil membaca istighfar shalawat secukupnya dilanjutkan dengan membaca hasbunallah wanikmal wakil. 

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ

Artinya:   Cukuplah bagi kami Allah, sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baiknya penolong kami.


                Kesimpulan dari penulis adalah marilah kita jadikan setiap peristiwa di depan kita sebagai momen untuk terus dan terus meningkatkan keimanan dan ibadah kepada Allah. Semoga tulisan ini bermanfaat. Aamiin. Mari saling mendoakan. Alfatihah.




Referensi:   Alqur'an 

                    (1) HR Muslim (no. 2999)

                   Pengajian Ahad Wage bersama Kyai Abdullah ( Kyai Alit ) September 2021

Komentar